Ilmu Pengetahuan akan Menjaga Dirimu, sedangkan Harta akan Membuatmu Lelah untuk Menjaganya - SMPN 12 Lhokseumawe

Breaking

Saturday, October 17, 2020

Ilmu Pengetahuan akan Menjaga Dirimu, sedangkan Harta akan Membuatmu Lelah untuk Menjaganya

     Pada zaman dahulu, di kota Basrah (Irak), manusia saling berselisih pendapat tentang manakah yang lebih bermanfaat dan berguna: ilmu pengetahuan atau harta?
     Sebagian orang mengatakan, "ilmu pengetahuan lebih baik dari harta." Dan sebagian lagi mengatakan, "tidak, harta lebih baik dari pada ilmu pengetahuan." Akhirnya, mendatangi seorang ulama untuk memutuskan masalah itu dan menanyakan pendapatnya tentang hal itu.
     Ulama itu berkata," Katakanlah kepada mereka bahwa ilmu pengetahuan lebih baik dari pada harta." Akan tetapi, orang yang bertanya kepadanya mengatakan, "Lalu apa yang harus kukatakan jika mereka menanyakan kepadaku tentang dalil dan alasan pendapatmu ini?"
     Ulama itu menjawab, "Katakanlah kepada mereka bahwa ilmu pengetahuan adalah warisan para nabi, sedangkan harta adalah warisan Fir'aun. Ilmu pengetahuan adalah yang menjadi penjaga bagi dirimu, sedangkan harta, kamulah yang harus bertugas untuk menjaganya."
     Di atas itu semua, ilmu pengetahuan adalah pemberian dari Allah tidak dianugerahkan kecuali kepada orang yang Dia cintai, sebagaimana firman-Nya, "Dan sekiranya bukan karena hendak menghindari manusia umat yang satu (dalam kekafiran), tentulah Kami buatkan bagi orang-orang yang kafir kepada (Tuhan) Yang Maha Pemurah loteng- loteng perak bagi rumah mereka dan (juga) tangga-tangga (perak) yang mereka menaikinya." (Az-Zukhruf: 33)
     Ilmu pengetahuan semakin sering dikeluarkan semakin bertambah keberkahannya. Sedangkan harta, semakin banyak dibelanjakan, maka akan semakin berkurang jumlahnya.
     Jika pemilik harta telah meninggal dunia, maka kenangan tentang dirinya akan segera hilang. Sedangkan orang yang memiliki ilmu pengetahuan, walaupun dia telah meninggal dunia, tetapi kenangan tentang dirinya akan terus abadi.
     Orang yang memiliki harta akan mati, sedangkan orang yang memiliki ilmu pengetahuan tidak akan pernah mati. Orang yang memiliki harta akan ditanya di hari kiamat nanti tentang dari mana dia mendapatkan uangnya? Ke mana uang tersebut dibelanjakan? Sedangkan orang yang memiliki ilmu pengetahuan akan diangkat derajatnya di sisi Allah, sebagaimana yang disebutkan di dalam Al-Qur'an, 
     " Katakanlah, 'apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" (Az-Zumar:9)
Hikmah cerita:
Kita telah mengetahui dari cerita di atas tentang ilmu pengetahuan dan belajar. Ilmu pengetahuan adalah penjaga diri kita dan anugerah dari Allah kepada hamba-Nya yang diridhai.
Orang yang memiliki ilmu pengetahuan akan dimuliakan dan diangkat derajatnya oleh Allah.
Tingkat kesaksian mereka berada setelah kesaksian Allah dan para malaikat yang suci, sebagaimana yang dikatakan di dalam Al-Qur'an, 
"Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu ( Juga yang menyatakan demikian itu). Tak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang maha perkasa lagi maha bijaksana." (Ali Imran: 18)
(Dikutip dari: Husein Abdul Aziz, Najwa, 40 Kisah Penghantar Anak Tidur,Gema Insani press, 2006, hal. 66-67)


No comments:

Post a Comment